Baca Juga

Kehilangan memori dari hal-hal yang sederhana seperti saat kita berkenalan dengan seseorang yang namun dalam hitungan menit atau bahkan detik kita sudah lupa dengan namanya. Tentuya hal ini sangat menganggu, atau ketika kita menerima meteri dari guru,dosen,narasumber atau lainya ketika acara telah selesai kita sudah lupa apa saja yang dikatakannya.


Kehilangan memori tersebut merupakan dampak dari kehidupan modern yang sibuk dan menekan, jika kalian mengalami hal tersebut,tips-tips berikut dapat membantu kalian untuk mengingat semua materi yang telah dipelajari

Perhatikan dengan seksama.
Sudah menjadi hal wajar bila kita mudah lupa jika saat kita menerima informasi baru, tapi pikiran kita ke mana-mana. Ketika sebuah informasi baru berusaha disampaikan ke kamu, fokuslah pada saat itu, termasuk saat mengingat nama orang, ini sudah terbukti pada penelitian ilmiah ASAP.

Terapkan metode loci.
Cara kuno ala Yunani ini sudah diterapkan oleh para ahli psikologi di mana-mana, termasuk yang dipublikasi dalam Psychology Today. Visualisasikan hal-hal yang ingin kamu lihat, maksimal adalah tujuh gambar. Cara ini sudah terbukti bisa dilakukan oleh para penemu-penemu hebat dunia sejak 2.500 tahun lalu.

Buat hubungan emosional.
Nostalgia adalah emosi yang sangat kuat. Pernah menyadari kan bagaimana bau sesuatu bisa mengingatkanmu pada memori masa anak-anak? Penelitian terbaru menyarankan untuk menghubungkan faktor emosi untuk mengingat hal-hal baru. Ketika kamu berusaha mengingat sesuatu, rasakan segala hal di sekelilingmu.

Bacakan dengan keras.
Kamu juga pasti menyadari bahwa pikiranmu menjadi berat ketika membaca tulisan yang panjang atau dokumen penting. Kalau kamu ingin menyingkirkan rasa berat tersebut, bacakanlah tulisan tersebut dengan keras atau setidaknya kamu masih bisa mendengarnya. Cara ini telah dibuktikan berhasil oleh ahli psikologi Art Markman, PhD, di Psychology Today.

Ganti layar gadget dengan lembaran buku.
Kita sudah berada di depan layar gadget sepanjang hari—dari bangun sampai tidur lagi—maka dari itu ketika berusaha mengingat hal baru, sudah seharusnya kita kembali ke cara lama yang gak biasa kita lakukan. Ya, membaca buku adalah salah satu cara terbaik saat ini untuk mendapatkan informasi baru. Beberapa penelitian telah membuktikan hal ini.

Makan dengan pola yang seimbang.
Ada banyak manfaat menjaga kesehatan tubuh lebih dari sekedar faktor fisik. Gary Small, direktur UCLA Longevity Center di Semel Institute dan penulis buku 2 Weeks to a Younger Brain mengatakan bahwa dua per tiga yang mendeskripsikan seberapa baik kita dalam menua adalah dari faktor non-genetis, yaitu kebiasaan kita. Penelitian terhadap 18.000 orang mengungkap bahwa mereka yang punya pola makan seimbang cenderung gak memiliki komplain soal memori mereka.

Berolahraga secara rutin.
Penelitian yang serupa pada 18.000 orang juga mengungkap bahwa mereka yang berolahraga secara rutin gak mengeluh tentang memori mereka. Tentunya olahraga dan pola makan saling mendukung satu sama lain agar kamu mampu menyimpan ilmu dan informasi baru.

Sumber: Seputar Kuliah

EDITOR: YOSKI
loading...