Baca Juga
Bicara soal makanan, pizza dan ramen itu dua makanan berbeda namun sama-sama nikmat. Pizza asal Italia dan ramen dari Jepang sama-sama lezat dan mengeyangkan. Keduanya punya daya tarik luas sehingga sangat populer jauh melampaui batas negara asal masing-masing.
Nah, bagaimana kalau tiba-tiba kita diberi kesempatan makan pizza dan makan ramen? Wah, ini pilihan membingungkan. Masing-masing kita hanya punya satu mulut, dan kedua pilihan sama-sama enak. Bagaimana?
Nah, kalau kebetulan di restoran Menkoiya (麺こいや) di jalan Oasa Higashi 13-48 kota Ebetsu di pulau Hokkaido di ujung utara Jepang, maka jawabnya sederhana. Pesan saja ramen pizza. Maka, keduanya dipadukan untuk mengisi mulut Anda.
Umumnya pizza punya dasar dari tepung roti dan topping bermacam-macam sesuai selera, termasuk mie. Tapi, jangan bayangkan ramen ditaruh jadi topping roti pizza di Menkoiya. Tidak! Justru, ramen ini lah yang menjadi dasar pizza. Jadi, dasarnya tidak terasa bantatnya tepung tapi terasa lembutnya mie. Seporsi besar harganya 650 yen.
Tak hanya di Hokaido, kota Nagoya pun punya ramen pizza. Restoran Aoki’s Pizza menawarkan ramen pizza dan natto okonomiyaki pizza. Kedua jenis makanan itu disajikan sebagai bagian dari kolaborasi bahan-bahan lokal dengan makanan global.
Kedua makanan itu dinamai ‘Gold Pizza with Okonomiyaki’ (pizza warna emas dengan okonomiyaki) dan ‘Kirin Ramen Pizza’. Gold Pizza mengambil nama dari penggunaan natto merek Gold Grain buatan Mizkan, menonjol di atas gundukan okonomiyaki. Natto adalah makanan tradisional dari kedelai yang difermentasi dengan semacam bakteri baik. Di Aoki, natto dipanggang sedemikian rupa sehingga mengurangi kekakuan dan menciptakan rasa besar saat dipasangkan dengan keju mozzarella.
Ramen pizza ini pada dasarnya berwarna putih, karena dibuat tanpa saus tomat. Tapi, ada banyak keju lezat. Untuk ciri khas Jepang, ada banyak jumlah jagung. Kalau ingin agak ramai, tambahkan beberapa strip bumbu Tabasco.
Ramen pizza di Aoki dibuat dengan mie tipe khusus yang disebut ‘Kirin Ramen.’ Dibuat sejak 1965, merek mie instan ini dikemas dengan gambar retro lucu kirin (jerapah) yang jadi nostalgia favorit orang Nagoya. Di sini, mie rebus disajikan dengan daging, udang dan keju mozzarella untuk jadi dasaran pizza. Untuk topping, ada beberapa paket pilihan.
Seperti biasa, orang Jepang suka makan daging babi. Maka, ramen pizza di Jepang sangat mungkin berisi daging babi.
Beda dengan ramen pizza yang bertebaran di Jakarta atau Depok yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Bahkan, ada yang ramennya terbuat dari mie instan produksi lokal.
Kalau mau bikin sendiri, ini caranya;

0 Comments
Post a Comment