Baca Juga
Membuat lelaki hancur tidak perlu mematahkannya dengan problema tingkat langit
Membuat lelaki mati tak usah tarik urat nadinya sampai berdarah-darah
Membuat lelaki merasa tak penting tidak harus diasingkan dari dunia
Membuat lelaki hancur hanya cukup balas percakapan mereka dengan alis terangkat, mata lirik kanan-kiri mencari telinga, dan bilang, "Oh!".
Biarkan jiwa kelelakiannya mencerna kerancuan sikap, laboratorium bahasa di kepalanya sukar temukan tafsir apapun, sampai oleng tak berarah, sendi-sendi otaknya menyumbat teriakan jantung, kosong parunya tak terhuni udara, pandangan yang kabur; ambruk, tak bernyawa lagi, mayat tanpa nama itu ditemukan di sudut puisi. Biar!
Membuat lelaki mati tak usah tarik urat nadinya sampai berdarah-darah
Membuat lelaki merasa tak penting tidak harus diasingkan dari dunia
Membuat lelaki hancur hanya cukup balas percakapan mereka dengan alis terangkat, mata lirik kanan-kiri mencari telinga, dan bilang, "Oh!".
Biarkan jiwa kelelakiannya mencerna kerancuan sikap, laboratorium bahasa di kepalanya sukar temukan tafsir apapun, sampai oleng tak berarah, sendi-sendi otaknya menyumbat teriakan jantung, kosong parunya tak terhuni udara, pandangan yang kabur; ambruk, tak bernyawa lagi, mayat tanpa nama itu ditemukan di sudut puisi. Biar!
.
.
Karya : Khoshshol Fairuz

0 Comments
Post a Comment